DR Tips for FSQ: Menyelamatkan Penderita Alergi D.R. Tirtasujana, September 2, 2009April 16, 2026 Tentunya sangat sulit bagi Anda untuk mengetahui konsumen akhir produk Anda. Bisa jadi ada di antara mereka ada yang sensitif terhadap Allergen. Yang dimaksud allergen di sini adalah senyawa dalam bahan makanan yang bisa menimbulkan reaksi dengan antibodi pada orang2 tertentu. Beberapa makanan yang mengandung allergen misalnya kacang-kacangan (peanut, treenut), telur, susu, ikan, udang, terigu, kedelai, wijen, seledri. Bagi mereka yang sensitif, makanan yang mengandung allergen, walaupun hanya dalam jumlah sangat sedikit, bisa berakibat fatal, bahkan sampai kematian. Yang menjadi masalah, tanpa sengaja produk Anda bisa mengandung senyawa allergen yang tidak diketahui oleh konsumen tersebut. Bagaimana Anda bisa mengendalikan bahaya ini sehingga tidak merugikan konsumen? Ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Desain produk Anda tanpa allergen sama sekali Jika tidak memungkinkan, lakukan proses untuk produk mengandung allergen di lokasi yang terpisah, misalnya : outsource, pabrik yang berbeda, line produksi yang berbeda, atau mesin yang berbeda Jika tidak bisa dipisah, lakukan pengaturan jadwal produksi sehingga urut-urutan produknya meminimalisasi terjadinya kontaminasi allergen, misalnya : produk yang tidak mengandung allergen diproduksi terlebih dahulu Jika sulit melakukan pengaturan jadwal, lakukan allergen cleaning setiap pergantian produk dari yang mengandung allergen ke produk tanpa allergen atau mengandung allergen jenis lain Jika peralatan sulit dibersihkan karena desainnya, lakukan modifikasi peralatan Terakhir, jika semua tidak memungkinkan untuk dilakukan, gunakan label allergen pada kemasan dengan menuliskan kalimat seperti “produk ini diproduksi menggunakan fasilitas yang sama dengan produk yang mengandung -xxx-” (-xxx- adalah allergen yang dimaksud). DR Tips for FSQ alergiallergenDRfood safetyFSQkeamanan panganmanagement systemmutuqualitysistem manajementipstirtasujana