Membuang Sisa Kalori Menu Lebaran D.R. Tirtasujana, July 10, 2016April 16, 2026 Seusai Hari Raya, bagi beberapa orang suasana lebaran masih terasa melekat. Bahkan ada yang begitu melekat hingga tersimpan dalam bentuk jaringan lemak di sekitar perut. Apa boleh buat, sisa kalori lebaran sudah menjelma menjadi kilogram. Ada yang menganggapnya biasa, “Namanya juga lebaran, wajarlah makan banyak dan naik berat.” Ada yang menyesal, “Padahal puasa udah turun 4 kg, eh… lebaran 3 hari naik lagi 6 kg… malah surplus.” Ada yang bahkan bertaruh nyawa, gara-gara kebanyakan santan, terpaksa digotong ke RS. Tentunya, cara terbaik adalah mencegah jangan sampai terjadi kenaikan berat atau penimbunan lemak yang tidak diperlukan tubuh. Namun, kalau sudah terlanjur, apa solusinya? Bagaimana cara mengenyahkan tumpukan sisa kalori yang membandel di tubuh pasca lebaran? Nah, Anda bisa baca dan lakukan beberapa tips yang saya share di bawah ini: 1. Tanya “Kenapa?” Sebelum mulai, saya mau tanya dulu, “Menurut Anda sendiri, kenapa menurunkan berat ini penting untuk Anda lakukan? Karena ingin turun saja? Ingin kelihatan langsing saja? Ingin jauh dari penyakit dan sehat seumur hidup?” Jawab dalam hati saja, karena hanya Anda yang tahu alasannya. Temukan “Why” Anda sendiri yang membuat Anda termotivasi dan tidak akan berhenti sebelum berhasil. Jangan lanjut baca ke nomor 2 sebelum Anda miliki dan yakini “Why” Anda tadi. 2. Metodenya Apa? Sudah jawab pertanyaan nomor satu di atas? Kalau belum, stop dulu dan jawab. Kalau sudah, Anda boleh lanjut. Anda pasti tahu bahwa banyak metode diet yang bisa Anda pilih. Banyak. Banyak sekali. Agar efektif, Anda bisa pilih metode yang sederhana, mudah dipelajari dan dijalani, tidak perlu banyak mikir, yang tidak perlu pakai kalkulator untuk menghitung kalori, yang targetnya lebih ke kesehatan jangka panjang dibanding hanya sekedar langsing, yang sudah banyak dilakukan orang dan terbukti berhasil 3. Lagi-lagi Kalori Bicara turun berat pasti bicara kalori, iya kan? Kita pun sedang membahas cara menghilangkan sisa kalori yang menumpuk di tubuh. Anda tidak harus menggunakan kalkulator untuk menghitung, tapi fokuslah pada pilihan makanan yang kalorinya rendah, dan hindari yang kalorinya tinggi. Pakai prinsip itu setiap akan memasukkan makanan/minuman apapun ke mulut Anda, secara otomatis total kalori yang Anda konsumsi pasti lebih kecil. 4. Komposisi Mempengaruhi Mengatur keseimbangan antara komposisi karbohidrat, protein, dan lemak dalam makanan sangat membantu penurunan berat. Dalam kondisi setelah beberapa hari makan berlebihan lemak,tentunya mengurangi konsumsi lemak secara signifikan adalah hal yang mutlak perlu dilakukan. Karbohidrat juga perlu dikurangi. Ingat, bahwa kelebihan karbohidrat juga disimpan dalam bentuk lemak dalam tubuh. Hindari kue-kue kering, gorengan, dll yang sarat akan lemak dan karbohidrat. Pilih protein seperti ayam, ikan, telur, tahu, tempe, dll. 5. Basah Meskipun mungkin Anda bosan, tapi saya tidak pernah bosan mengingatkan bahwa sebagian besar tubuh Anda (dan saya) terdiri dari air. Basahi tubuh Anda dengan minum air putih yang banyak. Jangan minum yang berkalori tinggi (yang manis dan mengandung gula tinggi). Sudah. Jangan ditawar lagi. Cukup air putih saja yang tawar. 6. Ngemillah Kalau langsung diminta berhenti ngemil total, nampaknya Anda belum tentu mau. Lagipula, orang yang makan dua kali sehari belum tentu bisa turun berat. Malah yang makan 5-6 kali sehari bisa turun berat. Kok bisa? Karena, sering makan bisa membuat tubuh selalu dalam kondisi tidak lapar sehingga mencegah kemungkinan makan berlebih. Karena itu, ngemil juga tidak dilarang asal bisa memilih cemilan yang tepat. Pilih cemilan yang mengandung serat dan nutrisi lain seperti vitamin dan mineral, misalnya Anda bisa memilih buah segar yang Anda suka sebagai cemilan. Karena cemilan “yang semacam ini” lebih baik, maka jauhkan cemilan-cemilan “yang itu” dari pandangan Anda agar terhindar dari godaan lemak yang melambai. 7. Sarapan Tidak sarapan belum tentu membuat Anda turun berat. Percayalah. Nah, tinggal pilih, sarapan apa yang bisa membantu Anda menurunkan berat. Triknya? Pilih sarapan yang kenyang, bernutrisi lengkap, rendah kalori, dan rendah indeks glikemik (tidak membuat gula darah naik tinggi secara cepat). Dengan begitu, Anda tidak akan cepat lapar sampai siang dan mencegah makan berlebihan. Saya sendiri lebih suka konsumsi protein shake rendah kalori di pagi hari. 8. Bergerak Olahraga saja tidak menurunkan berat badan secara signifikan jika tidak diimbangi perubahan pola konsumsi, betul? Tetapi, seiring dengan perubahan pola konsumsi, olahraga tetap penting untuk membantu menurunkan berat serta menjaga tubuh tetap sehat. Sebab, olahraga menambah jumlah kalori yang terbakar. Masa otot juga bisa meningkat dengan olahraga yang diiringi konsumsi protein yang cukup. Saat masa otot meningkat, pembakaran lemak dalam tubuh akan lebih efektif. Jika dengan tips sebelumnya Anda sudah mengurangi konsumsi kalori dan lemak secara signifikan (sudah coba tips di atas atau belum?), maka olahraga akan efektif. “Tapi…”. Kenapa? Masih malas atau gak sempat olahraga? Coba deh yang ringan-ringan dulu… Joging keliling area sekitar tempat tinggal, senam ringan di rumah, latihan sederhana dengan beban tubuh seperti push-up “sekuatnya” bisa menjadi cara efektif untuk memulai. 9. Tidur Kurang tidur membuat metabolisme tidak teratur. Tidur yang pulas membantu program penurunan berat yang efektif. Bahkan pada saat tidur, manusia membakar sebagian kalori. Tidurlah yang cukup dan teratur. Jika dengan membaca tulisan ini Anda mulai merasa mengantuk, maka jangan dilawan perasaan itu… santai… santaaiii… santaaaiiii… rebahkan tubuh Anda dan rasakan kelembutan kasur dan bantal di bawah punggung Anda… pejamkan mata……………… dan lelaplah. *Itu tadi contoh sederhana tulisan yang membantu Anda tidur (hehe… serius amat bacanya). Lanjut. 10. Pantau Progress Timbangan itu alat ajaib. Mau lihat keajaibannya? Begini, sekarang Anda timbang berat badan lalu Anda coba lakukan tips di atas. Minggu depan coba Anda timbang lagi. Kalau angka di timbangan lebih kecil dari angka yang pertama, pasti Anda akan termotivasi untuk lanjut. Minggu depannya begitu lagi… lagi… dan lagi… Jadi, timbangan itu benda mati tapi bisa memberi motivasi dan bikin Anda senyum-senyum sendiri. Ajaib kan? Bener lho, timbangan itu alat ajaib. Coba deh buktikan sendiri keajaibannya. 11. Barengan dan Bimbingan Paling enak kalau kita melakukan sesuatu pas ada yang menemani. Maksudnya, kalau mau program turun berat badan, lebih enak kalau barengan dengan pasangan, sodara, teman, atau siapapun yang lagi mau turun berat juga. Sebaliknya, paling tidak enak kalau ada yang menghalangi, misalnya “Udah lah, ngapain diet-dietan… Gemuk gitu malah lucu kok… ntar kurus malah keliatan tua… hidup ini cuma sekali untuk dinikmati, makan jangan ditahan-tahan gitu, sengsara banget…”. Sebelnya, kadang “nasihat” seperti itu malah datang dari orang terdekat. Karena itu, sangat disarankan kumpul bersama orang yang sedang dalam visi yang sama, ingin sehat dan turun berat. Kalau perlu, cari komunitas yang ada pemandunya. Jadi lebih terarah. Saling memotivasi itu penting. Kalau diet bareng, lalu kita sedang kurang semangat, tapi teman kita sudah turun lebih banyak dari kita, pasti deh motivasi kita meningkat lagi. 12. Puasa Kalau yang ini bukan tips. Saya cuma mau mengingatkan saja kalau ada yang kemarin masih punya “hutang”, baiknya puasanya dibayar dulu. Kalau sempat, bisa puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal, mumpung masih bulannya. Kalaupun dari puasa itu ada berat badan dan kadar lemak yang berkurang, itu bonus. Karena kemungkinan besar Anda dapat bonus turun berat, mangkanya saya masukkan di tulisan ini. 13. Mulai dari Tujuan Akhir Tips yang ini mestinya diletakkan di nomor 2, setelah Anda memiliki “Why” yang BESAR. Tapi, karena saya tahu bahwa kemungkinan besar Anda baru akan mulai setelah selesai membaca, maka saya letakkan di akhir, supaya bisa mulai sekarang. Nah, setelah yakin mau mulai, set target Anda. Mau turun berapa kg? Mau berapa lama? Dari situ, ketika Anda mulai, dan pantau (timbang seminggu sekali), Anda bisa tahu sudah sampai di mana perjalanan Anda. Lebih cepat atau lebih lambat dari yang seharusnya. Bisa evaluasi apa yang sudah benar, apa yang masih salah, apa yang perlu diperbaiki, dll. 14. Sampai Jumpa Beberapa kg yang Akan Datang ? Selamat memulai program. Anda boleh share ke saya hasilnya, jika tips ini ada manfaatnya. Nutrition