Skip to content
Tirtasujana
Tirtasujana
  • Writing
  • Training
  • Langsing
Tirtasujana

Cara Mempertahankan Berat Badan Setelah Turun

D.R. Tirtasujana, November 13, 2016April 16, 2026

Ceritanya, Anda sudah sukses turun berat badan. Lalu, apa selanjutnya?

Sebelum jawab, saya mau cerita sedikit tentang apa persepsi orang tentang pertanyaan ini. Cerita ini sebenarnya lebih cocok dibaca oleh Anda yang sudah turun berat badan. Tapi tenang saja, buat yang belum turun, tetap bisa jadi bahan renungan juga kok. Jadi boleh baca juga sampai habis.

Begini, sebagian orang yang sudah turun berat badan berpikir bahwa saat target sudah tercapai, hari itu juga adalah hari kelulusan. Ibarat sarjana, saat hari wisuda, sudah merasa bebas dari beban pelajaran dan tugas kuliah. Atau bahkan ada yang menjadikannya hari kemerdekaan dari “penjajahan pola makan” yang berbulan-bulan lamanya sudah dijalani.

“Selamat tinggal Diet! Terima kasih sudah membantuku jadi langsing. Sekarang kan kulanjutkan hidupku sperti yang kumau. MERDEKA!!!”

Jangankan yang sudah mencapai target diet, yang baru mau berkhayal akan mulai berencana untuk berpikir mencari metode diet yang efektif saja (jauuuuuh banget sebelum dietnya mulai – itupun belum tentu jadi mulai), sudah menyusun pertanyanan begini di kepalanya, “Nanti kalo dietnya berhenti, saya gak akan gemuk lagi, kan?”

*Semoga Anda bukan termasuk orang yang berpikir seperti ini… Aamiin…

Kalau ditanya seperti ini memang susah ya mau jawab apa.

Kalau boleh jujur (harusnya sih memang jujur, bohong dosa), yang pertama-tama saya akan katakan adalah, “Turun berat itu mestinya cuma target jangka pendek, sementara menjadi sehat seharusnya adalah komitmen seumur hidup”. Kalau belum paham sekarang tidak apa-apa, lanjut baca saja dulu.

Selanjutnya, saya akan katakan, program ini sebenarnya lebih tepat disebut “weight management” (bukan sekedar program turun berat badan). Masih belum paham? No problemo, nanti kita bahas biar paham.

Lalu, saya akan balik bertanya, “Pernah kebayang gak? Kira-kira kenapa dulu kok bisa jadi gemuk atau naik berat badan?” Secara spontan mungkin akan dijawab, “Yaa… Soalnya saya dulu sering makan semaunya (jenis dan jumlah)… sering banyak ngemil… suka kurang gerak… suka ini… itu… ini… itu…”

“Terus, kenapa bisa turun 20 kg?” (misalnya orang ini sudah atau ingin turun 20 kg).

Jawabnya, “Ya jelas dong, saya kan sekarang ‘diet’, makan (termasuk kalori yang dikonsumsi) berkurang dibanding dulu, saya juga mulai aktivitas fisik yang tepat, jadi berat saya turun…

…dan pastinya, saya merasa lebih sehat” (mohon maaf, buat Anda yang belum turun berat badan secara sehat, kalimat terakhir hanya mampu dihayati oleh yang sudah mengalaminya).

Nah, sekarang coba kita pakai logika sederhana. Seandainya program “Ya-jelas-dong”nya di atas itu dihentikan, dan kembali ke progam “Soalnya-saya-dulu”, kira-kira apa yang akan terjadi menurut Anda?

Lalu, kalau pertanyaannya dibalik,”Kalau program ini Anda lanjutkan, kira-kira apa yang terjadi pada berat badan dan kesehatan Anda?”

Semoga sekarang, pertanyaan “bagaimana kalau dietnya berhenti” tadi sudah terjawab, sejalan dengan pemahaman Anda tentang kenapa saya bilang “weight management” dan “komitmen sehat seumur hidup”. Perlu diingat juga, pilihan ada pada Anda sendiri.

Tapi… (masih ada “tapi”nya nih), setelah Anda membaca sampai sejauh ini, ternyata Anda belum mendapat jawaban dari rasa ingin tahu Anda saat tadi membaca judul tulisan ini. Jadi, selanjutnya saya akan tuliskan beberapa tips untuk Anda di bawah ini (yang sesuai dengan judul).

Sering kita mendengar kalimat, “Mempertahankan lebih sulit dari pada meraih”. Terdengar klise memang. Tapi saya sendiri mengalami bahwa setelah saya turun 25 kg, saya baru benar-benar sadar bahwa mempertahankan berat badan itu jauh, jauh lebih sulit dibanding menurunkannya.

Kalau tidak ingin kilogram yang pergi itu datang menemui Anda kembali, Anda tidak bisa begitu saja berhenti dari apa yang sudah dan sedang Anda lakukan saat menurunkan berat. Sebab, secara umum, apa yang harus Anda lakukan (dan tidak lakukan) untuk mempertahankan berat badan kira-kira ya sama dengan yang Anda lakukan (dan tidak lakukan) untuk menurunkannya.

Jika Anda berhenti, akan terjadi yang namanya “diet yo-yo”. Kalau Anda memainkan yo-yo, dia akan turun-naik-turun-naik. Begitu juga dengan berat badan Anda. Mau? Sudah, tidak usah dijawab. Saya sudah tahu kok, sebagian besar dari Anda pasti tidak mau kan?

Nah agar mempertahankan berat badan menjadi lebih efektif, beberapa tips berikut ini boleh dibaca:

– Bisa diingat-ingat, apa saja yang dulunya membuat Anda gemuk? Apakah terlalu banyak fast food? Selalu makan saat stress? Kebanyakan cemilan? Anda yang lebih kenal diri sendiri sehingga pasti sadar pada saat Anda cenderung kembali ke kebiasaan lama. Jadi, cekal diri sendiri sebelum kesalahan kecil terpupuk menjadi penyesalan

– Lanjutkan memonitor apa yang sedang Anda lakukan. Saat turun berat badan, mencatat apa yang Anda makan dan latihan fisik apa yang Anda lakukan dari hari ke hari sudah membuat program diet Anda efektif. Tapi, jangan berhenti di situ, peluang Anda untuk sukses mempertahankan akan lebih tinggi jika kebiasaan itu Anda lanjutkan.

– Tetaplah Aktif. Begitu berat Anda turun berat, tubuh Anda membakar kalori lebih sedikit dibanding saat gemuk. Jadi, aktivitas fisik memainkan peran yang sangat penting dalam membakar kalori untuk mempertahankan berat. Oh ya, satu lagi. Semakin bertambah usia, kalori yang dibakar tubuh juga otomatis berkurang lho. Saya sangat yakin, selama hidup, usia Anda pasti bertambah terus, iya kan? (ya iya lah). Jadi? Tetaplah aktif!

– Pahami berat terbaik dan alami yang tepat untuk Anda. Dalam usaha menurunkan berat, bisa saja Anda kebablasan turun sampai di bawah berat yang sehat dan alami, dan tentu saja ini sulit dipertahankan. Anda bisa hitung sendiri berat ideal Anda berdasarkan nilai BMI yang direkomendasikan, atau minta dihitungkan secara otomatis di banyak situs internet secara online seperti misalnya di http://bit.ly/hitungberatideal. Beberapa orang lebih bahagia dengan sekedar gaya hidup sehat dan aktif, dan membiarkan tubuhnya menemukan sendiri beratnya yang alami dan sehat. Mereka berpendapat ini lebih baik daripada terobsesi dengan setiap gigitan makanan yang mereka makan

– Hadiahi diri sendiri. Ketika sudah turun, jangan lupa memberi hadiah (eeiit… tapi hadiahnya jangan berupa makanan ya hehe…) kepada diri Anda sendiri agar lebih termotifasi untuk melanjutkan kebiasaan baru tersebut setiap hari

– Ingatkan diri sendiri seberapa jauh sudah pencapaian Anda. Ambil foto untuk menunjukkan ke diri sendiri sekarang sudah sampai mana dan masih berapa jauh lagi dari targetnya. Ingatkan diri Anda akan langkah yang sudah Anda ambil untuk meningkatkan kesehatan Anda, serta bagaimana Anda mampu mengambil alih kendali untuk mengelola berat Anda secara sukses!

Semoga bermanfaat.

-D.R. Tirtasujana-
https://dietnutrisi.tirtasujana.com

Disarikan dari artikel “Best tips for maintaining weight after weight loss” oleh Susan Bowerman, MS, RD, CSSD, FAND https://discovergoodnutrition.com/2012/07/best-tips-weight-maintenance/

Nutrition

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Cari tulisan di sini…

…atau di sini

Di sini juga bisa…

Ini boleh dibaca nanti..

  • Bagaimana Cara Membaca Label Makanan yang Tepat
  • Ini Cerita Pendek
  • Terbukti! Kombinasi Tepat Protein, Lemak, dan Karbo Ini Bisa Bikin Tubuh Ideal Tanpa Diet Ketat
  • Inilah Mengapa ESG Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan!
  • Mini Album: Midnight Sun

Days are Flowing

November 2016
M T W T F S S
« Sep   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Categories

November 2016
M T W T F S S
« Sep   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Tags

acceptable level allergen audit bahaya belajar diet nutrisi benda asing CCP correction corrective action diet diet nutrisi dokumentasi DR food safety FSQ FSQ basic HACCP ISO 9001 ISO 22000 kalori karbohidrat keamanan informasi keamanan pangan kepuasan pelanggan klausul komitmen kontaminasi maintenance management system mutu nutrisi pasal pest control premysis premysis consulting protein quality quote sistem manajemen tinjauan manajemen tips tirtasujana training center validasi verifikasi
©2026 Tirtasujana | WordPress Theme by SuperbThemes