Mencegah Kenaikan Berat Saat Traveling D.R. Tirtasujana, September 1, 2016April 16, 2026 Bagi yang sering bepergian, baik karena pekerjaan, hobi, atau liburan, rutinitas diet maupun olahraga kadang bisa terganggu. Akibatnya, tidak jarang orang yang mengeluhkan kenaikan berat badan karena sering traveling. Nah, beberapa hal di bawah ini bisa menjadi tips untuk tetap menikmati perjalanan sambil menghindari naiknya berat badan selama traveling. Kadang, sebelum berangkat, orang sudah berpikir “wah, setelah traveling, nanti pasti naik nih berat badan saya”. Ini yang pertama kali harus dihindari. Kemanapun dan melalui jalur apapun (darat, laut, udara) perginya, persiapan adalah penting, termasuk persiapan untuk sebisa mungkin tetap pada kebiasaan makan yang sudah dibangun secara rutin. Jika bepergian dengan mobil, hindari berhenti di rumah makan pinggir jalan. Bawa bekal makan dan cemilan yang sehat. Jangan berangkat dari rumah sebelum makan. Kalau buru-buru, bisa bawa “protein shake” yang mengenyangkan agar tidak terlalu tergoda oleh fast food di jalan. Siapkan cemilan sehat yang mudah dibawa di darat maupun udara. Protein bar, buah-buahan, kacang-kacangan, dll bisa menjadi pilihan. Mencari makanan sehat di bandara juga merupakan tantangan tersendiri. Yoghurt, salad, atau sandwich mungkin bisa ditemukan, tetapi kadang kalorinya cukup besar karena dalamnya disisipi makanan kalori tinggi. Bawa bekal makanan sendiri bisa menghemat kalori sekaligus pengeluaran. Jika pesawat delay, gunakan waktu untuk jalan-jalan sekeliling bandara daripada nongkrong di restoran. Kalau kebetulan pas di bandara yang besar, kadang tidak terasa juga jalan-jalan bolak-balik satu km atau lebih. Waspadalah terhadap minuman yang berkalori tinggi. Menjaga tubuh tidak kekeringan, apalagi saat bepergian dengan jalur udara, sangat penting. Sebaiknya minum segelas air setiap jam saat di udara. Kalau konsumsi minuman soda atau yang manis-manis, kalorinya pasti tinggi. Mending pilih air putih, atau minuman yang kalorinya rendah. Jika menginap di hotel, biasanya ada dua hal berbahaya yang datang bersamaan: “capek” dan “makanan hotel”. Makanan hotel tampak menggoda, termasuk menu room service. Coba deh jalan-jalan sekitar hotel atau manfaatkan fasilitas gym di hotel. Tanyakan ke staf hotel pilihan makanan sehat di sekitar area situ yang makanannya mirip dengan yang biasa kita makan. Kalau di kamar hotel ada kulkasnya, pilih (atau kalau tidak ada, ya beli dan masukkan) buah segar, sayuran, atau yoghurt ke kulkas untuk cemilan. Susu atau susu kedelai bisa juga untuk campuran protein shake di kamar. Awasi kalori yang dikonsumsi saat menginap di hotel yang sepaket dengan sarapan yang seakan gratis (apalagi kalau sarapannya buffet/prasmanan). Godaan untuk kelebihan makan akan semakin berat kalau berhadapan dengan yang gratisan-gratisan seperti ini. Kebanyakan sarapan gratis di hotel isinya karbohidat berat seperti nasi goreng, nasi uduk, bubur ayam, roti-rotian, gorengan, sereal, wafel, dan teman-temannya. Kalau tidak merasa bayar, banyak orang yang sarapan di hotel sampai lupa batas (malahan ada yang “dibungkus” buat nanti siang… sampai malam bahkan…). Jadi, coba fokuskan pencarian pada yang makanan sehat berkalori rendah seperti buah segar, protein dari telur, atau yoghurt. Di luar tips itu, supaya tidak kena “jebakan batman” dari makanan-makanan selama traveling, berikut ini ada daftar kalori beberapa makanan yang dibandingkan dengan aktivitas yang dibutuhkan untuk membakarnya. 1 potong donat coklat – 128 kkal – 30 menit main tenis meja½ cup es krim vanilla – 137 kkal – 40 menit main sama anak100 g french fries – 150 kkal – 40 menit jalan kaki1 potong sayap ayam dengan kulit – 201 kkal – 30 menit berenang1 potong cake coklat – 235 kkal – 30 menit main tenis1 potong pizza ukuran medium – 300 kkal – 30 menit treadmill1 porsi fried calamari – 350 kkal – 40 menit berenang1 porsi nasi goreng ayam – 360 kkal – 40 menit main basket100 g popcorn dengan mentega – 528 kkal – 65 menit berenang gaya bebas * sumber http://www.kompasiana.com/…/tetap-sehat-tanpa-makan-nasi-bi… Ada beberapa tambahan info lagi (saya tidak terjemahkan dari sumber aslinya), silakan dinikmati… Food Calories Fat To burn it off…Airport – Cinnabon Cinnamon Roll 813 26 gm 2 hours of backpackingAirport – Grande Café Mocha and Blueberry Scone 860 33 gm 115 minutes of bikingAirport – Yogurt Parfait with fruit and granola 620 13 gm 110 minutes of dancingAirport – Subway Chicken and Bacon Ranch Wrap 440 27 gm 50 minutes of singles tennisAirplane – United Airlines Classic Snack Box 616 33 gm 2 hours of aerobicsAirplane – Delta Flight Delights (Pita chips, hummus, apricots, almonds, Clif Bar, Toblerone mini chocolate) 530 22 gm 90 minutes of baseballAirplane – Gourmet Chocolate Chip Cookie 420 20 gm 120 minutes of FrisbeeAirplane – Ham and Swiss Breakfast Croissant 350 21 gm 2 hours of vacuumingAirplane – Boston Market Chicken Caesar Salad with Sun Chips and Dressing 640 52 gm 120 minutes of ice skatingHotel Mini-Bar – Planters Apple Cinnamon Trail Mix 560 26 gm 3 1/2 hours of washing dishesHotel Mini-Bar – 4.5 ounce can Macadamia Nuts 913 97 gm 80 minutes jumping ropeHotel Mini-Bar – Snickers King Size Candy Bar 440 22 gm 100 minutes ping pongHotel “Free Breakfast “– Bagel with Cream Cheese, Fruit on the Bottom Yogurt, 3/4 cup Raisin Bran + 2% milk, 2 strips bacon 1020 34 5 hours of bowlingOn the Road – Double Burger with Fries 1100 61 2 hours of joggingOn the Road – Stuffed Burrito and Medium Soda 900 30 90 minutes of stair climbingOn the Road – 6” Philly Cheesesteak Sandwich + Chips 670 20 2 hours of mowing the lawnOn the Road – 5-ounce tray Red Vines 560 0 56 minutes of swimming Disarikan dari artikel “How to avoid weight gain while traveling” oleh Susan Bowerman, MS, RD, CSSD, FAND https://discovergoodnutrition.com/2014/03/how-to-avoid-weight-gain-while-traveling/ Tulisan ini juga diposting di https://www.facebook.com/groups/belajardietnutrisi/permalink/1066150860137293/ Nutrition diet nutrisiDRnaik berattirtasujana