Resep Untuk Makan Berlebihan D.R. Tirtasujana, September 4, 2016April 16, 2026 Orang yang sering diet biasanya punya banyak trik untuk mengendalikan apa yang mereka makan. Selain strategi umum (makan yang “benar”), banyak berolahraga dan menggunakan “buku harian konsumsi” juga menjadi taktik. Piring yang digunakan ukurannya lebih kecil atau menggunakan gelas lebih tinggi supaya terasa makan/minum lebih banyak dari yang sebenarnya. Lalu, ada juga yang menyingkirkan makanan yang menggoda dari pandangan dan meletakkan makanan sehat dalam jarak pandang. Tetapi, yang mungkin tidak disadari beberapa orang adalah adanya pengaruh lain dari lingkungan (yang tidak terlalu terasa) yang bisa memicu pola makan diluar yang seharusnya. Ketika Anda duduk di meja makan, ada banyak hal yang terjadi ketimbang hanya berinteraksi dengan makanan di piring. Segala macam stimulus (rangsangan) dari lingkungan juga akan mempengaruhi Anda. Suasana, mood atau “getaran” bisa punya dampak yang nyata pada seberapa banyak Anda makan. Makan Sendiri vs Makan Barengan Kebanyakan orang makan lebih sedikit ketika sendirian dibanding saat makan bersama orang lain. Makin banyak orang di meja, makin besar kecenderungan untuk makan. Jika makan dengan satu orang, kelebihan porsinya cenderung Anda bungkus. Tapi kalau makan se”geng” bertujuh atau lebih, kemungkinan Anda makan 75% lebih banyak daripada makan sendirian. Penyebab lainnya adalah makan barengan biasanya memakan waktu lebih lama dibanding makan sendirian. Jadi, selama di sekitar situ masih ada makanan, makin lama Anda duduk di situ, dan makin besar kecenderungan untuk terus makan. Perasaan Terhadap Teman Makan Kalau teman makan membuat tidak nyaman (misalnya, interview pekerjaan sambil makan siang), kemungkinan Anda makan jauh lebih sedikit dibanding saat makan bersama sahabat. Bukan hanya makan lebih banyak ketika bersama teman, tapi Anda cenderung mengikuti kebiasaan makan mereka juga. Makan bersama sekeluarga besar yang merupakan para penikmat makanan dan biasa makan banyak, bisa membuat Anda ikut makan banyak juga. Pencahayaan Cahaya di ruangan tempat Anda makan bisa membantu atau mengganggu kebiasaan makan Anda. Di satu sisi, semakin terang ruangan membuat Anda semakin sadar apa yang Anda makan, jadi bisa membantu makan lebih sedikit. Tetapi, ruangan yang terlalu terang dan menyilaukan bisa juga kurang menyenangkan sehingga membuat Anda makan lebih cepat. Makan cepat bukan berarti makan sedikit. Karena terlalu cepat makan, perut Anda terlambat memberi tahu otak bahwa Anda sudah kenyang, akhirnya bisa kelebihan makan juga. Di sisi lain, ketika pencahayaan begitu lembut dan hangat, Anda akan merasa lebih rileks. Artinya cenderung lebih lama di meja makan… dan terus makan. Musik Di Telinga… Dan Perut Seperti halnya pencahayaan yang bisa meningkatkan kecepatan makan Anda, musik yang keras dan cepat bisa memiliki efek serupa. Tetapi, hati-hati juga dengan musik jazz yang terlalu lembut karena membuat makan terlalu lambat sehingga menjadi lebih lama di meja makan. Kalau di rumah, jadi nambah makannya. Kalau makan di luar, jadi pesan makanan pencuci mulut atau tambahan minuman. Musik apapun (bahkan lingkungan yang bising secara umum) cenderung mendorong Anda makan lebih banyak. Warna-Warna Pemicu Rasa Lapar Efek dari warna ruangan terhadap kebiasan makan mungkin tidak terlalu terasa. Ruangan dengan warna cerah cenderung membuat orang makan lebih banyak dan lebih cepat. Warna ruangan yang lembut akan memperlambat makan. Berbagi Kalori – Sebuah Trik Salah satu trik yang saya sering lakukan untuk mencegah makan berlebihan adalah “berbagi kalori”. Saya biasakan makan bersama istri, sebisa mungkin setiap hari. Jika makan di rumah, apa yang dimakan bisa diatur karena masak sendiri. Jika beli makan di luar, jadi tidak terlalu khawatir dengan porsi besar dari tempat yang dikunjungi. Cukup pesan satu porsi dan dimakan bersama (jika pergi sendirian tidak bisa pesan setengah porsi, tapi sayang kalau tidak dihabiskan). Mengajak pasangan Anda berbagi kalori adalah salah satu cara efektif menjaga pola makan Anda. Disarikan dari artikel “A recipe for overeating?” oleh Susan Bowerman, MS, RD, CSSD, FAND https://discovergoodnutrition.com/2012/05/recipe-for-overeating Nutrition